Browse Month: September 2017

SEPERTI YANG DIKETAHUI HAJAR ASWAD ADALAH BATU DARI SYURGA. INI PENJELASAN MENGAPA KITA MENCIUM HAJARUL ASWAD??

Perlu diketahui bahwa hajar aswad adalah batu yang diturunkan dari surga. Asalnya itu putih seperti salju. Namun karena dosa manusia dan kelakukan orang-orang musyrik di muka bumi, batu tersebut akhirnya berubah jadi hitam.

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم « نَزَلَ الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ وَهُوَ أَشَدُّ بَيَاضًا مِنَ اللَّبَنِ فَسَوَّدَتْهُ خَطَايَا بَنِى آدَمَ »

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hajar aswad turun dari surga padahal batu tersebut begitu putih lebih putih daripada susu. Dosa manusialah yang membuat batu tersebut menjadi hitam”. ( HR. Tirmidzi no. 877. Shahih menurut Syaikh Al Albani)

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ « الْحَجَرُ الأَسْوَدُ مِنَ الْجَنَّةِ وَكَانَ أَشَدَّ بَيَاضاً مِنَ الثَّلْجِ حَتَّى سَوَّدَتْهُ خَطَايَا أَهْلِ الشِّرْكِ.

Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Hajar aswad adalah batu dari surga. Batu tersebut lebih putih dari salju. Dosa orang-orang musyriklah yang membuatnya menjadi hitam.” (HR. Ahmad 1: 307. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa lafazh ‘hajar Aswad adalah batu dari surga’ shahih dengan syawahid-nya. Sedangkan bagian hadits setelah itu tidak memiliki syawahid yang bisa menguatkannya. Tambahan setelah itu dho’ifkarena kelirunya ‘Atho’).

Keadaan batu mulia ini di hari kiamat sebagaimana dikisahkan dalam hadits,

عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِى الْحَجَرِ « وَاللَّهِ لَيَبْعَثَنَّهُ اللَّهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ لَهُ عَيْنَانِ يُبْصِرُ بِهِمَا وَلِسَانٌ يَنْطِقُ بِهِ يَشْهَدُ عَلَى مَنِ اسْتَلَمَهُ بِحَقٍّ »

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata bahwa Rasulullahshallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda mengenai hajar Aswad, “Demi Allah, Allah akan mengutus batu tersebut pada hari kiamat dan ia memiliki dua mata yang bisa melihat, memiliki lisan yang bisa berbicara dan akan menjadi saksi bagi siapa yang benar-benar menyentuhnya” (HR. Tirmidzi no. 961, Ibnu Majah no. 2944 dan Ahmad 1: 247. Abu Isa At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan dan Syaikh Al Albani menshahihkan hadits ini).

Kenapa Kita Mencium Hajar Aswad?

Perhatikan hadits berikut,

عَنْ عَابِسِ بْنِ رَبِيعَةَ قَالَ رَأَيْتُ عُمَرَ يُقَبِّلُ الْحَجَرَ وَيَقُولُ إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَأَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم يُقَبِّلُكَ لَمْ أُقَبِّلْكَ

“Dari ‘Abis bin Robi’ah, ia berkata, “Aku pernah melihat ‘Umar (bin Al Khottob) mencium hajar Aswad. Lantas ‘Umar berkata, “Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau hanyalah batu. Seandainya aku tidak melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka tentu aku tidak akan menciummu” (HR. Bukhari no. 1597, 1605 dan Muslim no. 1270).

Dalam lafazh lain disebutkan,

إِنِّى لأُقَبِّلُكَ وَإِنِّى أَعْلَمُ أَنَّكَ حَجَرٌ وَأَنَّكَ لاَ تَضُرُّ وَلاَ تَنْفَعُ وَلَوْلاَ أَنِّى رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم قَبَّلَكَ مَا قَبَّلْتُكَ

“Sesungguhnya aku menciummu dan aku tahu bahwa engkau adalah batu yang tidak bisa memberikan mudhorot (bahaya), tidak bisa pula mendatangkan manfaat. Seandainya bukan karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menciummu, maka aku tidak akan menciummu.” (HR. Muslim no. 1270).

Beberapa faedah dari hadits di atas:

Wajibnya mengikuti petunjuk Rasulshallallahu ‘alaihi wa sallam yang telah beliau tunjuki walau tidak nampak hikmah atau manfaat melakukan perintah tersebut. Intinya, yang penting dilaksanakan tanpa mesti menunggu atau mengetahui adanya hikmah.Ibadah itu tawqifiyah, yaitu berdasarkan dalil, tidak bisa dibuat-buat atau direka-reka.Mencium hajar aswad termasuk ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.Kenapa mencium hajar aswad? Alasannya mudah, karena ingin mengikuti ajaran Rasul. Karena seandainya Rasul –shallallahu ‘alaihi wa sallam– tidak melakukannya, maka tentu kaum muslimin tidak melakukannya.Para sahabat begitu semangat melaksanakan setiap ajaran Rasul.Yang mendatangkan manfaat danmudhorot hanyalah Allah. Hajar aswad hanyalah batu biasa yang tidak bisa berbuat apa-apa.Segala sesuatu selain Allah tidak dapat memberikan manfaat atau bahaya walau ia adalah sesuatu yang diagung-agungkan.

Catatan:

Perlu sekali dijaga niat saat mencium batu Hajar Aswad. Karena ada yang mencium Hajar Aswad cuma karena ingin dipuji orang bahwa dia telah mencium batu yang mulia. Padahal seharusnya yang jadi niatan adalah ikhlas dan karena ikut tuntunan baginda Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam.

SUMBER:UNTUK-ISLAM

Bantu Sebarkan!!! Doa Menyambut Kemunculan Waktu Pagi

Bacalah doa ini diwaktu pagi sebaik-baiknya selepas solat Isyraq atau sebelum memulakan sesuatu pekerjaan secara istiqamah. InsyaAllah beroleh ketenangan dan kegembiraan serta dapat melancarkan apa yang diusahakan sepanjang hari tersebut.

والله أعلم بالصواب

 

Wallahu A’lam Bish Shawab

 

 (Hanya Allah Maha Mengetahui apa yang benar)

.

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَمْ وَرَحْمَةُ اللهُ وَبَرَكَاتُه

Mengumpat Ialah Memburukkan Seseorang Kepada Orang Lain. Tahukah Anda, Dosa Mungumpat Hanya Boleh Diampun Oleh Mangsa

Mengumpat ialah menceritakan atau menyebut keburukan atau kekurangan seseorang kepada orang lain.

Rasullah S.A. W. menjelaskan mengenai mengumpat seperti sabdanya bermaksud “Mengumpat itu ialah apabila kamu menyebut perihal saudaramu dengan sesuatu perkara yang dibencinya”(Hadis Riwayat Muslim)

Mengumpat berlaku sama ada disedari atau tidak. Perbuatan itu termasuk apabila menyebut atau menceritakan keburukan biarpun tanpa menyebut nama pelakunya tetapi diketahui oleh orang yang mendengarnya.

Memandangkan betapa buruk dan hinanya mengumpat, ianya disamakan seperti memakan daging saudara seagama. Manusia waras tidak sanggup memakan daging manusia, inikan pula daging saudara sendiri.

Dosa mengumpat bukan saja besar, malah antara dosa yang tidak akan
diampunkan oleh Allah biarpun pelakunya benar-benar bertaubat.

Dosa mengumpat hanya layak diampunkan oleh orang yang diumpatkan. Selagi orang yang diumpatnya tidak mengampunkan, maka dosa itu akan kekal dan menerima pembalasannya diakhirat.

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud: “Awaslah daripada mengumpat kerana mengumpat itu lebih berdosa daripada zina. Sesungguhnya orang melakukan zina, apabila dia bertaubat, Allah akan menerima taubatnya. Dan sesungguhnya orang yang melakukan umpat tidak akan diampunkan dosanya sebelum diampun oleh orang yang diumpat” (Hadis riwayat Ibnu Abib Dunya dan Ibnu Hibbad)

Disebabkan mengumpat terlalu biasa dilakukan, maka ia tidak dirasakan lagi sebagai satu perbuatan dosa. Hakikat inilah perlu direnungkan oleh semua.

Mengumpat dan mencari kesalahan orang lain akan mendedahkan diri pelakunya diperlakukan perkara yang sama oleh orang lain. Allah akan membalas perbuatan itu dengan mendedahkan keburukan pada dirinya. Sabda Rasulullah S.A.W. “Wahai orang yang beriman dengan lidahnya tetapi belum beriman dengan hatinya! Janganlah kamu mengumpat kaum muslim, dan janganlah kamu mengintip-intip keaibannya. Sesungguhnya, sesiapa yang mengintip keaiban saudaranya, maka Allah akan mengintip keaibannya, dan dia akan
mendedahkannya, meskipun dia berada dalam rumahnya sendiri” (Hadis riwayat Abu Daud)

Orang yang mengumpat akan mendapat kerugian besar pada hari akhirat. Pada rekod amalan mereka akan dicatatkan sebagai perbuatan menghapuskan pahala.

Sabda Rasulullah S.A.W. bermaksud : “Perbuatan mengumpat itu samalah seperti api memakan ranting kayu kering”. Pahala yang dikumpulkan sebelum itu akan musnah atau dihapuskan seperti mudahnya api memakan kayu kering sehingga tidak tinggal apa-apa lagi.

Diriwayatkan oleh Abu Ummah al-Bahili, di akhirat seorang terkejut besar apabila melihat cacatan amalan kebaikan yang tidak pernah dilakukannya didunia. Maka, dia berkata kepada Allah “Wahai Tuhan ku, dari manakah datangnya kebaikan yang banyak ini, sedangkan aku tidak pernah melakukan”. Maka Allah menjawab : “Semua itu kebaikan (pahala) orang yang mengumpat engkau tanpa engkau ketahui”.

Sebaliknya, jika pahala orang yang mengumpat tidak ada lagi untuk diberikan

kepada orang yang diumpat, maka dosa orang yang diumpat akan dipindahkan kepada orang yang mengumpat. Inilah dikatakan orang muflis diakhirat nanti.

Memandangkan betapa buruknya sifat mengumpat, kita wajib berusaha mengelakkan diri daripada melakukannya.

Oleh itu perbanyakkanlah zikir supaya dapat menghindarkan diri daripada mengumpat.

Sumber: Koleksi Tazkirah

Semasa Berpantang Kadangkala Boleh Terjadinya Tekanan Emosi dan Membawa Masalah Meroyan! Suami Patut Ambil Serius Tentang Perkara Ini

BERPANTANG selepas melahirkan anak kedua kali ini memberi tekanan emosi kepada Hanum (bukan nama sebenar) jika dibandingkan dengan kelahiran anak pertamanya apabila dia membuat keputusan untuk berpantang sendiri tanpa bantuan orang lain.

Hanum fikir, dia tidak mahu menyusahkan ibunya di kampung dengan berpantang sendirian tambahan merasakan sudah mempunyai pengalaman melahir anak sebelum ini.

Namun, fikirannya mula terganggu apabila penat menguasai badannya dalam menjaga bayi yang baru lahir dan anak pertamanya yang masih kecil. Bayinya kali ini berbeza dengan kakaknya, lebih meragam di waktu malam membuatkan Hanum kepenatan. Bila susu badannya berkurangan, tekanan semakin bertambah buat dirinya dan berasa tidak berguna kepada keluarganya.

Hanum mula kemurungan, menangis ketika menyusukan anak malah ada ketika dibiarkan anaknya menangis tanpa berusaha menenangkannya. Dia juga mula rasa tidak disayangi suaminya dan kesunyian akibat berpantang sendiri.

Mujur suaminya cepat menyedari perubahan sifat Hanum yang kemurungan dan tidak ceria seperti biasa. Apabila dibawa berjumpa doktor, doktor mengesahkan yang Hanum mengalami simptom kemurungan lepas bersalin (pospartum depression) dan jika tidak dikawal boleh menyebabkan psikosis lepas bersalin (postpartum psychosis) atau lebih dikenali sebagai meroyan.

Masalah yang dihidapi Hanum bukanlah kes terpencil malah ramai sebenarnya ibu yang mengalami masalah kemurungan selepas bersalin sama ada mendapatkan bantuan pakar atau tidak. Dia beruntung kerana orang yang paling rapat dengannya iaitu suaminya menyedari kelainan pada Hanum dan segera mendapatkan bantuan pakar.

Baru-baru ini, kita dikejutkan dengan berita seorang wanita yang dipercayai mengelar bayinya sehingga mati setelah mendengar ‘bisikan’ untuk melakukan perbuatan tersebut. Begitu juga berita sebelum ini yang mana seorang wanita membunuh diri kerana dikatakan tidak berjaya menyusukan anaknya.

Menurut Pakar Perunding Psikiatri, Jabatan Perubatan Psikologi Universiti Malaya, Profesor Madya Dr. Muhammad Muhsin Ahmad Zahari, psikosis selepas bersalin atau royan berlaku kepada satu hingga dua orang setiap 1,000 orang wanita yang baru bersalin.

“Gangguan mental selepas bersalin terbahagi kepada tiga kategori iaitu maternal blues (murung bayi), kemurungan selepas bersalin dan psikosis selepas bersalin.

“Walaupun peratusan meroyan berakhir dengan tragedi adalah rendah, namun perlu diberi perhatian serius dengan menyegerakan rawatan supaya dapat mengelakkan perkara ini berlarutan.

“Orang yang rapat dengan individu tersebut seperti keluarga terutamanya suami seharusnya lebih peka dan ambil berat akan perubahan yang berlaku terhadap ibu yang baru bersalin. Simptomnya agak jelas seperti emosi tidak stabil, tidur terganggu, percakapan tidak seperti biasa dan lebih sensitif daripada kebiasaan.

“Malah, perlu ingat setiap kelahiran adalah berbeza, jika sebelum ini wanita tersebut tidak mengalami gangguan mental selepas bersalin ia tidak terkecuali untuk menghidapinya untuk kelahiran seterusnya,” ujar Dr. Muhammad Muhsin.

Selain itu, para suami perlu lebih bertanggungjawab dengan membantu isteri yang baru lepas bersalin bagi mengurangkan bebanan mereka. Konsep lepas tangan dan urusan rumah tangga hanya dipertanggungjawabkan ke atas wanita perlu ditepis.

Tambahnya, selain ahli keluarga yang rapat dengan pesakit, tanggungjawab untuk mengenal pasti mereka yang mengalami gangguan mental selepas bersalin boleh digalas oleh jururawat dan doktor yang merawat mereka selepas bersalin.

Sumber: Utusan Malaysia

Kebaikan Boleh Diberi Kepada Orang Lain Dengan Pelbagai Cara. Ini 10 Cara Memberi Walaupun Kita Tidak Kaya

Kata orang kalau kita kaya, hari-hari rasanya seperti hari raya. Boleh bergembira dan berbuat semua kebaikan yang kita impikan. Dapat memberi dan berkongsi kekayaan kita dengan orang lain.

Tetapi benarkah kita hanya boleh berbuat baik, dan memberi kepada orang lain sekiranya kita kaya-raya sahaja?

Kebaikan sebenarnya dapat diberikan kepada orang lain dalam apa jua keadaan sekali pun. Sesetengah situasi datang sebagai ujian dalam hidup untuk kita memilih sama ada untuk memberi atau melupakan.

Kadangkala kita juga mungkin terlupa untuk memberi kepada insan terdekat yang kita temui saban hari.

Jadi, apa kata kita lakukan 11 cara memberi yang sangat mudah ini meskipun kita belum lagi menjadi orang kaya atau jutawan.

  1. Salam dan peluk

Apabila berjumpa dengan golongan gelandangan atau anak-anak yatim, hulurkan bantuan dan duduk berbual bersama-sama mereka. Selain daripada wang ringgit, mereka juga perlukan teman berbual dan merasakan pelukan mesra seorang ahli keluarga.

  1. Meow!

Ada kucing jalanan yang merapati kita sewaktu di kedai makan? Kongsikan sedikit makanan kita serta belai manja kucing-kucing ini. Haiwan juga seperti manusia, selain mempunyai makanan dan tempat tinggal, mereka juga mahu disayangi dan dimanjakan.

  1. Kosong-kosong

Memberi kemaafan kepada seseorang bukan mudah. Beritahu dengan jelas kepada orang yang meminta maaf kepada kita, bahawa kita telah memaafkan dia dengan setulus hati. Kemaafan bukan sahaja akan memberi ketenangan hati kepada dia, tetapi kepada kita juga.

  1. Jalan terus dan belok kiri!

Tidak tahu ke mana hendak dituju apabila berada di tempat yang baru dikunjungi memang tidak menyeronokkan. Andai kita arif selok-belok sesebuah bangunan atau tempat, tunjukkan arah yang jelas kepada orang yang bertanya sehingga dia menemui apa yang dicari.

  1. Percuma untuk kamu!

Sewaktu membeli makanan, bayarkan beberapa bungkusan lebih untuk orang lain yang datang kemudian. Di pasar malam, beli satu dulang kuih kegemaran kita, dan minta penjual agihkan percuma kepada sesiapa sahaja yang berhajat membelinya nanti.

  1. Syurga kita

Semakin hari ibu bapa kita akan menjadi semakin berusia. Sekiranya mereka memerlukan rawatan rapi di hospital atau di rumah, tawarkan diri menjaga mereka dengan sebaiknya. Kita tidak tahu berapa lama masa yang kita ada untuk melakukan bakti sebegini.

  1. Hai Pak Guard!

Berselisih dengan pengawal keselamatan setiap hari? Selain senyum, tanyakan juga khabar mereka. Jangan lupa bungkuskan kopi O dan makanan juga. Sekali-sekala tanyakan tentang keluarga dan kisah kerja mereka.

  1. Bento untuk semua

Bekalkan makanan lebih untuk anak kita makan bersama rakan-rakannya pada waktu rehat di sekolah. Sewaktu mengambil anak pulang dari sekolah atau di taman permainan, belanja aiskrim buat kanak-kanak yang ada di sana.

  1. “Keyboard warrior”

Di media sosial hari ini, terdapat pebagai isu dipaparkan dan kemudian dibaca oleh kita. Tinggalkan komen yang sopan dan tidak menghakimi orang lain. Wira papan kekunci yang sebenarnya adalah mereka yang tidak mudah berkongsi tanpa usul periksa dan menghormati orang lain.

  1. Senyum

Jika seseorang tersenyum kepada kita, balas semula senyuman itu dengan lebih manis. Kita tidak tahu apa yang dia sedang hadapai, tetapi dia masih mampu menguntumkan senyuman buat kita. Senyuman adalah pemberian paling mudah dan memberi kesan gembira serta-merta kepada pemberi dan penerimanya.

Tidak ada salahnya menjadi kaya untuk memberi kepada orang lain.

Namun kita tidak perlu menunggu menjadi kaya atau jutawan sebelum mahu berkongsi apa yang kita ada.

Sewaktu memberi, hantarkan barang pemberian kita itu bersama rasa kasih, sayang dan persahabatan kepada orang yang menerima. Memberi bererti mendidik hati merasa cukup dengan apa yang ada serta langsung tidak mengharapkan ucapan terima kasih.

Kita mungkin tidak akan dikenali sampai bila-bila tetapi hati kita akan merasa bahagia.

Jadi, sudahkah kita memberi walaupun sekuntum senyuman pada hari ini?

 

Naudzubillah…Moga Dijauhkan Api Neraka Dan 3 Jenis Makanan Dalam Neraka

Neraka merupakan satu tempat yang wajib diyakini oleh umat islam sebagai tempat pembalasan yang mempunyai kesengsaraan abadi setelah meninggal dunia. Jika amal seseorang itu baik, maka pembalasannya adalah di syurga tetapi jika sebaliknya maka neraka adalah tempat untuknya dan diberi 3 jenis makanan dineraka iaitu :

1. ZAQQUM

Firman Allah swt: Sesungguhnya pohon zaqqum itu, makanan orang yang banyak berdosa. Ia bagaikan kotoran minyak yang mendidih di dalam perut, seperti mendidihnya air yang amat panas. (43 – 46 : ad-Dukhan)

Firman Allah swt: (Makanan surga) itukah hidangan yang lebih baik ataukah pohon zaqqum.? Sesungguhnya Kami menjadikan pohon zaqqum itu sebagai ujian bagi orang-orang yang zalim (samada mereka percaya atau tidak). Sesungguhnya ia adalah sebatang pohon yang tumbuh dari dasar neraka. Buahnya seperti kepala syaitan-syaitan. Maka sesungguhnya mereka benar-benar memakan sebagian dari buah pohon itu sehingga memenuhi perutnya dengan buah zaqqum itu. (62 – 66 : as-Saffat).

Ibnu Abbas berkata: “Sesungguhnya Nabi saw membaca ayat ini: “bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam.”

Rasulullah saw bersabda:
“Sekiranya setitis zaqum menitis ke dunia nescaya akan merosakkan seluruh kehidupan ahli dunia. Bagaimana keadaan orang yang setiap hari buah zaqum menjadi makanannya?”
Hadis riwayat Tirmizi, Nasaie, Ibnu Majah dan Ibnu Hibban. Syekh Syuaib menyatakan sanad hadis ini sahih.

Imam Ibnu Kathir berkata: “Allah swt menyatakan mereka memakan pokok ini walaupun rupanya sangat buruk dan sangat hodoh. Tambahan lagi dengan rasanya yang tidak sedap dan bau yang busuk. Mereka terpaksa makan kerana tidak ada yang lain.”

2. GISLIN

Firman Allah swt: Maka tiada seorang temanpun baginya pada hari ini di neraka ini Dan tiada (pula) makanan sedikitpun (baginya) kecuali dari darah dan nanah. Tidak ada yang memakannya kecuali orang-orang yang berdosa. (35-37 : al-Haqqah).

Ulama berselisih pendapat terhadap hakikat Gislin seperti berikut:1. Nanah ahli neraka yang keluar dari luka dan kemaluan mereka. (Ibnu Abbas)2. Pohon yang menjadi makanan ahli neraka. (Dahhak dan Rabie bin Anas)3. Air dari basuhan daging dan darah ahli neraka. (Akhfasy)

3. DARIE’

Firman Allah swt: Mereka tiada memperoleh makanan selain dari pohon yang berduri. yang tidak menggemukkan dan tidak pula menghilangkan lapar. ( 6 dan 7 : al-Ghasiah)Para Ulama berselisih pendapat terhadap Darie’. Diantaranya adalah seperti berikut:1. Tumbuhan yang berduri yang melata di tanah. (Pendapat Ikrimah, Mujahid dan kebanyakan ulama tafsir).2. Batu (pendapat Said bin Jubair).3. Tumbuhan hijau yang busuk. Ianya dilemparkan laut ke daratan. (pendapat Khalil).4. Pohon berasal dari api neraka. (Pendapat Ibnu Abbas)

Pendapat yang dipilih adalah seperti yang dinyatakan oleh Imam Qurtubi:
“Pendapat yang lebih jelas adalah ianya pokok yang berduri seperti ianya di dunia. Daripada Ibnu Abbas ra, Nabi saw bersabda: “ Darie adalah sesuatu yang ada dalam neraka. Ia meyerupai duri. Lebih pahit dari pokok lidah buaya. Lebih busuk dari bangkai. Lebih panas dari api. Allah swt namakannya sebagai Darie.” (Hadis riwayat Ibnu Mardawiyah – sanadnya lemah)

MAKANAN YANG SUKAR UNTUK DITELAN

Kerana sesungguhnya pada sisi Kami ada belenggu-belenggu yang berat dan neraka yang menyala-nyala. Dan makanan yang menyebabkan tercekik di kerongkong dan azab yang pedih. (12 – 13 : al-Haqqah)

Ibnu Abbas berkata:
“Makanan yang tidak boleh ditelan dan tersangkut di halkum. Tidak boleh turun ke perut dan tidak boleh dikeluarkan. Makanan ini adalah Gislin, Zaqqum dan Dharie.”

KELAPARAN YANG MENYEKSAKAN  

Abu Darda berkata: Rasulullah saw bersabda: “ Dicampakkan rasa lapar kepada ahli neraka. Kelaparan yang mereka rasai menyamai azab yang mereka alami dalam neraka. Lalu mereka menjerit meminta tolong dan mereka pun diberikan Darie yang tidak menghilangkan kelaparan mereka. Lalu mereka menjerit meminta makanan dan mereka pun dibawa makanan yang menyebabkan mereka tercekik.

Mereka teringat kalau tercekik didunia mereka hilangkan dengan air. Mereka pun meminta air minuman. Lalu mereka diberi air yang sangat panas dengan besi-besi panjang yang berkapala sabit. Muka mereka hangus terbakar apabila air ini menghampiri mereka. Segala isi perut terputus apabila masuk kedalam perut mereka.”

Hadis riwayat Tirmizi dengan sanad yang lemah. Kebanyakan apa yang disebut dalam hadis ini ada disebut dalam ayat Quran dan Hadis sahih yang lain.

RUJUKAN:
Tafsir Qurtubi, Tafsir Ibnu Kathir, Tuhfatul Ahwazi, Sunan Tirmizi tahqiq syeikh Syuaib, Muntaqa oleh Dr Yusuf Qardawi, Tazkirah oleh Qurtubi, Buhur Zahirah oleh Imam as-Safirani.

Subhanallah…Inilah Keutamaan Orang Pemberi Maaf

Sejarah menunjukkan penerimaan masyarakat terhadap Islam bukan karena paksaan ataupun perperangan. Kebanyakan orang simpati dan tertarik dengan Islam dikarenakan keelokan laku pendakwahnya. Perihal ini sejak dulu sudah dicontohkan Nabi Muhammad SAW; beliau dikenal sebagai orang yang paling baik akhlak dan perangainya.

Sebab kebaikannya itu, Nabi SAW tidak hanya disegani oleh kawan, tetapi lawan pun pada saat itu menghormati dan menyanjung etika beliau. Tak jarang orang yang membencinya beralih menghormati dan menjadi pengikut setianya. Ini menunjukkan betapa mulianya akhlak Nabi Muhammad SAW. Kebencian tidak pernah ia balas dengan amarah dan dendam. Malah beliau menyambut murka orang kafir Quraisy dengan kasih sayang dan penuh maaf.

 

Aisyah RA pernah ditanya terkait watak pribadi Rasulullah, ia pun menjelaskan:

 

كان أحسن الناس خلقا، لم يكن فاحشا ولا متفحشا، ولا سخابا في الأسواق، ولا يجزي بالسيئة السيئة، ولكن يعفو ويصفح

Artinya, “Adalah Rasulullah SAW orang yang paling bagus akhlaknya: beliau tidak pernah kasar, berbuat keji, berteriak-teriak di pasar, dan membalas kejahatan dengan kejahatan. Malahan beliau pemaaf dan mendamaikan,” (HR Ibnu Hibban).

Di antara sifat Rasulullah SAW ialah suka memberi maaf. Beliau acapkali memaafkan orang yang membenci dan menyakiti perasaannya. Memaafkan kesalahan orang bukanlah perkara mudah. Pada saat itulah keimanan seorang diuji. Apakah ia akan memperturutkan egonya atau mengalahkan amarahnya dengan memberi maaf. Allah SWT berfirman:

 

فمن عفا وأصلح فأجره على الله

 

Artinya, “Barangsiapa yang memaafkan dan mendamaikan maka pahalanya dari Allah SWT” (QS: Asy-Syura: 40.

Sementara dalam hadits disebutkan:

 

وما زاد الله عبد بعفو إلا عزا

Artinya, “Tidaklah Allah SWT menambahkan sesuatu kepada orang yang memaafkan kecuali kemuliaan,” (Al-Muwatta’ karya Imam Malik).

Memberi maaf bukan berati pengecut, sebab Allah SWT memuliakan orang yang bersedia memaafkan kesalahan orang lain. Bahkan Allah sudah menyiapkan segudang pahala untuk orang tersebut. Pastinya, tidak ada kerugiaan bila kita berbuat baik.

 

Memang pada saat memberi maaf, amarah kita tidak terlampiaskan. Tetapi sesungguhnya pada saat itulah keislaman kita tampak. Andaikan Nabi SAW seorang pemarah dan pendendam, mungkin pemeluk agama Islam tidak sebanyak sekarang ini.

Dengan memberi maaf, paling tidak kita sudah mencoba untuk mengikuti perilaku Nabi SAW. Mengikuti etika dan kesopanan yang beliau ajarkan tentu lebih utama ketimbang mengikuti model pakaian Nabi saja. Saking sopan dan lembutnya Nabi SAW, sahabat Al-Bara bin ‘Azib, seperti dikutip dari Syamailul Muhammadiyah, menggambarkan wajah Rasulullah SAW laiknya bulan, bukan seperti pedang.

 

Wallahu a’lam.

 

Lelaki Memang Suka Wanita Lemah Lembut. Ini Cara Menjadi Isteri Yang Senantiasa Menarik Bagi Suami

Laki-laki mana yang tidak suka dengan wanita berhati lembut, baik, dan sholehah. Pastinya mereka mengidam-idamkan wanita sholehah untuk dijadikan istri. Menjadi istri yang senantiasa menarik bagi suaminya haruslah diketahui dan dipelajari setiap istri karena hal ini merupakan kewajiban. Simaklah artikel di bawah ini untuk mengetahui cara menjadi istri yang selalu menarik bagi suaminya.

 

Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan oleh istri agar menarik bagi suami, yaitu:

  1. Menyambut kedatangan suami dengan senyuman

Tanggung jawab suami adalah mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Oleh karena itu, mereka bekerja banting tulang untuk mendapatkan uang. Hal inilah yang membuat mereka lelah ketika pulang dari pekerjaannya. Sesampainya di rumah, seorang istri harus menyambut kedatangan suami dengan senyuman yang tulus. Secantik apapun seseorang, tidak akan menyejukkan hati suami jika ia tidak tersenyum di hadapan suami. Ketulusan senyum membuat lelah suami berkurang karena ia merasa senang melihat istrinya itu. Cara menjadi istri idaman suami dapat dilakukan dengan hal ini.

  1. Merendahkan suara di hadapan suami

Suami adalah kepala keluarga yang harus dihormati oleh sang istri. Bahkan Allah memerintahkan kepada istri untuk merendahkan suaranya ketika di depan suami. Meskipun sedang dalam keadaan marah sekalipun, seorang istri juga harus membicarakannya dengan lembut agar permasalahan tidak semakin besar karena emosi suami yang terpancing. Selain itu, dengan berbicara lemah lembut kepada suami maka mencerminkan rasa hormat kita pada suami. Inilah istri idaman banyak laki-laki.

  1. Memperhatikan keindahan dan kebersihan tubuh

Pastinya kita selalu ingin melihat suami dengan tampilan rapi dan bersih. Begitu juga dengan suami yang menginginkan istrinya berpenampilan demikian. Tanggung jawab sebagai seorang istri adalah mengerjakan pekerjaan rumah, seperti memasak, mencuci, ngepel, dan masih banyak lagi. Meskipun demikian, seharusnya tanggung jawab itu tidak menghalangi kita untuk melakukan tanggung jawab lainnya, yakni membuat suami bahagia dengan berpenampilan cantik. Namun, kita juga tidak harus menghambur-hamburkan uang hanya untuk melakukan perawatan. Masih banyak perawatan yang bisa kita lakukan tanpa menghabiskan banyak uang. Hal ini dilakukan agar tubuh kita enak dipandang oleh suami sehingga suami betah di rumah.

  1. Terampil dalam mengelola keuangan dalam keluarga

Cara lainnya adalah istri harus bisa mengatur keuangan keluaraga dengan sebaik mungkin. Suami sudah bekerja keras untuk mendapatkan uang. Jadi, kita harus pandai-pandai menggunakan uang tersebut untuk memenuhi kebutuhan suami. kebutuhan harus lebih diutamakan daripada keinginan.

  1. Membuktikan kemampuan dalam mengurus rumah

Rumah merupakan tempat dimana kita tinggal. Setelah suami bekerja di luar maka ia akan menghabiskan waktunya di rumah. Oleh karena itu, rumah harus bersih dan indah agar suami betah untuk tinggal di rumah. Hal ini merupakan kewajiban istri untuk mengurusi pekerjaan rumah, seperti meyapu, mengepel, atau pekerjaan bersih-bersih lainnya. Selain itu, membuatkan suami makanan kesukaannya juga menjadi cara belajar menjadi istri yang sholehah. Dengan cara ini, suami akan sering-sering di rumah sehingga hubungan suami istri dapat terjalin dengan baik dan harmonis.

Sebagai seorang istri, kita harus tahu apa hak dan kewajiban kita terhadap suami. Hal ini bisa dipelajari dari Al-Qur’an ataupun contoh dari wanita sholehah zaman Rasulullah. Apabila kita menginginkan pernikahan yang bahagia, maka kita harus melakukan kewajiban itu dengan baik.

 

INI PENJELASAN MENGENAI SIAPA DI KALANGAN KELUARGA SUAMI ATAU ISTERI YANG MENJADI MAHRAM KITA?

Soalan; Assalamualaikum ustaz. Saya ingin bertanyakan 2 soalan berkaitan aurat suami-isteri dan tanggungjawab yang wajib bagi seorang suami dan isteri. Soalan saya adalah seperti berikut:

  1. Apakah aurat suami dan isteri di mata keluarga mertua? Contohnya, dengan mertua, ipar, anak saudara, bapa/ibu saudara, suami/isteri kepada bapa/ibu saudara. Apakah had bersalaman dengan mereka?

Terima kasih di atas jawapan ustaz. Saya adalah hamba yang jahil dan perlukan bantuan ustaz. Sekian.

Jawapan;

Bismillah. Aurat dan bersalaman bergantung kepada mahram atau tidak orang yang berhadapan kita. Jika dia mahram kita, harus kita bersalaman dengannya dan auratnya dengan kita (lelaki) ialah sepertimana aurat ibu dan adik-beradik perempuan kandung kita iaitu dari dada hingga lutut mengikut pandangan yang rajih (yakni boleh menampakkan bahagian rambut, leher, tangan dan betis, adapun kawasan lainnya wajib ditutup).

Maksud mahram ialah orang yang diharamkan ke atas kita mengahwininya buat selamanya. Mahram boleh timbul dengan sebab nasab, perkahwinan atau penyusuan.Mahram dengan sebab perkahwinan -bagi seorang lelaki- hanya membabitkan empat orang sahaja;

  1. Ibu dan nenek isteri (yakni ibu mertua dan nenek mertua)

Yakni wanita-wanita yang menjadi usul kepada isteri kita meerangkumi; ibunya, ibu kepada ibunya dan ibu kepada bapanya, hingga seterusnya (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, perkataan mahram, 36/213).

  1. Menantu (yakni isteri kepada anak lelakinya atau isteri kepada cucu dan cicitnya).

Yakni isteri-isteri kepada furu’nya (anak, cucu dan cicitnya) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, perkataan mahram, 36/213). Namun pengharaman (yakni hubungan mahram) hanya terhenti kepada wanita yang menjadi isteri furu’ kita sahaja. Adapun wanita-wanita yang bertalian dengannya sama ada usulnya atau furu’nya tidaklah menjadi mahram kita (yakni mereka hanya menjadi mahram anak atau cucu kita sahaja) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, perkataan mahram, 36/213).

  1. Anak dan cucu tiri (anak perempuan isteri, cucu perempuan isteri, hingga ke bawah)

Iaitulah furu’ isteri, merangkumi anak perempuannya, cucu perempuannya, cicit perempuannya, hingga seterusnya ke bawah. Namun mereka hanya menjadi mahram apabila isteri disetubuhi (yakni tidak cukup dengan akad sahaja) (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, perkataan mahram, 36/213).

  1. Ibu dan nenek tiri (yakni isteri bapa atau isteri datuk, hingga ke atas)

Yang menjadi mahram hanyalah wanita yang menjadi isteri kepada bapa atau datuk sahaja, adapun wanita-wanita lain yang ada hubungan nasab dengan wanita tersebut (ibunya, saudara perempuannya, anak perempuannya) tidaklah mereka menjadi mahram kita (sama ada usulnya atau furu’nya), mereka hanya menjadi mahram bapa atau datuk kita sahaja (al-Mausu’ah al-Fiqhiyyah al-Kuwaitiyyah, perkataan mahram, 36/213).

Maka apabila seorang lelaki berkahwin dengan seorang wanita, hanya ibu, nenek, anak perempuan dan cucu perempuan isterinya sahaja yang menjadi mahramnya (dari kalangan keluarga isterinya).

Adapun wanita-wanita lain (iaitu adik/kakak ipar, ibu saudara isteri, anak saudara isteri..) mereka bukanlah mahramnya. Maka mereka wajib menutup aurat di hadapannya (iaitu seluruh badan kecuali muka dan tangan, yakni wajib memakai tudung kepala), dan tidak harus dia bersalaman dengan mereka kerana mereka bukan mahramnya.

Adapun auratnya di hadapan mereka pula ialah kawasan antara pusat hingga lutut (yakni kawasan badan yang lain harus didedahkan, adapun kawasan antara pusat dan lutut wajib ditutup).

Bagi wanita pula, mahramnya dengan sebab perkahwinan juga membabitkan empat orang juga;

  1. Bapa dan datuk suaminya (iaitu bapa mertua dan datuk mertua).
  2. Menantu (iaitu suami kepada anak perempuannya dan suami kepada cucu atau cicit perempuannya)
  3. Anak dan cucu tiri (iaitu anak lelaki dan cucu lelaki suaminya)
  4. Bapa atau datuk tiri (iaitu suami kepada ibunya atau suami kepada neneknya).Maka apabila seorang perempuan berkahwin dengan seorang lelaki, hanya bapa, datuk, anak lelaki dan cucu lelaki suaminya sahaja yang menjadi mahramnya (dari kalangan keluarga suaminya).

Di depan mereka harus dia membuka tudungnya dan harus dia bersalaman degan mereka. Adapun lelaki-lelaki lain (adik/abang ipar, bapa saudara suami, anak saudara suami…) mereka bukanlah mahramnya, maka dia tidak boleh mendedahkan aurat di hadapan mereka (kecuali muka dan tangan sahaja, yakni wajib pakai tudung) dan tidak harus bersalaman dengan mereka.

Wallahu a’lam.

 

Sumber: Ilmu & Ulamak

 

Jangan Diabaikan Khasiat Air Kelapa Muda dan Serai Yang Mampu Merawat 5 Penyakit Kronik Ini. Sila Kongsikan Supaya Ramai Tahu…

Dalam dunia moden sekarang dengan kehadiran pelbagai menu makanan yang lazat ramai yang tidak menitik berat kan diet pemakanan yang betul. Kebanyakkan penyakit yang datang secara tiba-tiba sebenarnya ialah kesan jangka masa panjang jika kita tidak menjaga pemakanan harian kita.

 

Penyakit! Rasanya tidak ada seorang pun yang menginginkan penyakit datang menyerang tubuhnya. Namun mereka cuma mengatakan tidak ingin, tanpa ingin ambil tahu hal perkara yang perlu dijauhi supaya penyakit tidak menyerang. Umumnya dari kebiasaan rutin aktiviti yang tidak sihat dan pola makan yang tidak baik membuat seseorang diserang penyakit.

 

Bahkan tidak cuma penyakit biasa, kerapkali orang diserang oleh penyakit yang memudahkan nyawa mereka seperti penyakit jantung, diabetes, kencing manis serta darah tinggi. Penyakit ini memang sangat banyak dihadapi oleh masyarakat kita tidak mengira umur dan jantina. Bila dilenggahkan rawatan bagi penyakit ini akan semakin parah dan boleh menyebabkan kematian.

 

 

Namun kita hidup didunia ini sudah ada aturan serta semua sesuatunya telah disiapkan oleh Allah. Begitu juga dengan penyakit, tentu ada ubat untuk mengubati. Untuk anda yang menderita penyakit jantung, diabetes, kencing manis dan darah tinggi, boleh gunakan kelapa muda serta serai untuk menyembuhkannya.

Bagaimana caranya? Tidak begitu susah dan anda dapat melakukannya dengan mudah dan cepat. Ini dia cara membuatnya:

 

Sediakan satu kelapa muda

Tiga batang serai

Tujuh biji halba

 

Cara membuatnya begitu mudah, masukkan tiga batang serai yang telah diketuk tadi ke dalam air kelapa dan kemudian masukkan tujuh biji halba (cari di kedai ubat atau kedai biasa pun ada jual) tadi kedalam kelapa muda dan panaskan. Sesudah itu minumlah ramuan itu, ambil dua kali dalam sehari selama dua minggu.

 

Rasakan perubahan serta khasiatnya untuk badan anda, penyakit jantung, diabetes, kencing manis serta darah tinggi anda akan hilang secara perlahan. Tidak ada penyakit yang tidak dapat disembuhkan bila kita ingin berusaha. Kerana Allah telah menciptakan ubat untuk orang-orang yang berpenyakit.

 

Bila semua cara telah anda lakukan namun penyakit tidak kunjung pulih bermakna itu telah ketentuan Allah. Serta cara nya anda harus memohon ampun kepadanya. Semoga bermanfaat, Kongsikan kepada rakan-rakan dan keluarga anda.